Dari Santri Pasif Menjadi Aktif: Peran Sorogan dalam Memaksa Santri Mempersiapkan Diri

Di lingkungan pesantren tradisional, transisi dari pelajar pasif (hanya mendengarkan) menjadi pembelajar aktif adalah proses yang krusial. Peran Sorogan sebagai Metode Klasik pembelajaran one-on-one menjadi instrumen utama yang “memaksa” santri untuk selalu mempersiapkan diri secara matang sebelum sesi belajar. Tidak ada ruang untuk santai; setiap santri yang maju ke hadapan Kyai harus siap menyodorkan kitab, membaca teks Arab […]